spot_img
BerandaPeristiwaUmat Tanya MUI di Panakukang, Beda dari Biasanya

Umat Tanya MUI di Panakukang, Beda dari Biasanya

MUIMAKASSAR.OR.ID, MAKASSAR – Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Kota Makassar kembali melanjutkan safarinya dengan menemui langsung umat, Selasa malam (19/12/2023). Kali ini, Masjid Al- Mukhlisin di Jalan Abdullah Dg Sirua V Nomor 1 Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang Makassar yang menjadi lokasi kunjungan.  

Kunjungan silaturrahim tersebut sedikit berbeda dari kunjungan-kunjungan sebelumnya. Buka apa-apa, kunjungan yang mengusung program “Umat Bertanya MUI Menjawab” tersebut tidak hanya dihadiri Ketua MUI Kecamatan Panakukang dan jajarannya, pengurus masjid beserta jamaah. Kegiatan ini juga dihadiri lengkap unsur Tripika Panakukang, yaitu Camat, Bhabinkamtibas dan Babinsa.

Kunjungan silaturahim MUI Makassar dipimpin langsung Sekretaris Umum MUI Makassar Dr.KH. Masykur Yusuf. M.Ag dan dihadiri para pengurus lainnya. Saat memberi sambutan pengantar,

Masykur Yusuf menekankan bahwa kehadiran MUI Makassar dalam rangka menyapa langsung dan bertatap muka dengan umat.

“Alhamdulillah dalam program Umat Bertanya MUI Menjawab kita bisa saling bersilaturahim, menyapa dan bertatap muka dengan jama’ah Masjid Al Mukhlisin, karena biasanya kegiatan dialog kita adakan di hotel dan itu tempatnya terbatas,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Komisi Pengkajian dan Penelitian tampil sebagai pemantik diskusi.

Ketua Komisi Pengkajian dan Penelitian Prof. DR. H. Hamdar Arraiyah, MA., memaparkan materi tentang pentingnya meningkatkan hidayah dengan ilmu.

“Di dalam Masjid melalui kajian ini, umat bertafakur bertemu langsung dan bertatap muka dengan ulama, para orang saleh. Bertemu dengan orang saleh dalam suatu forum itu menjadi salah satu penyebab Allah SWT mengangkat tingkat kesalehan yang hadir dalam forum kajian itu,” paparnya.

Hadir dalam majelis ilmu, tambah Prof Hamdar, berbeda dengan menonton siaran TV atau melalui media sosial yang tidak ada fungsi konfirmasi langsung kepada ulama yang menyampaikan pesannya.

Saat sesi tanya jawab, jamaah Masjid Al-Mukhlisin tampak antusias menyampaikan pertanyaan. Beberapa isu yang dikemukakan oleh jamaah adalah terkait boikot produk yang terafiliasi Israel, berbagai persoalan figih seperti wudhu hingga soal hakiki. Seorang jamaah bahkan bertanya, siapa Tuhanmu dan siapa nabimu.

Satu per satu pertanyaan tersebut dijelaskan oleh tim MUI Makassar. Hingga masu waktu Isya, sejumlah jamaah masih antusias untuk bertanya. Mereka yang tidak kebagian kesempatan bertanya, disarankan dapat menyampaikan pertanyaannya dengan menghubungi pengurus atau langsung ke antor MUI Makassar di Jalan Tarakan.

Di akhir kegiatan itu, Prof. Hamdar Arraiyah menyerahkan sejumlah buku karangannya kepada pengurus masjid, untuk dijadikan sebagai tambahan referensi ilmu agama. (*)

LAINNYA

KOTA MAKASSAR

Subuh
Terbit
Dhuha
Dzuhur
Ashar
Maghrib
Isya

TERBARU

Open chat
Assalamualaikum,
Silahkan Ajukan Pertanyaan Di Menu Tanya Ulama