spot_img
BerandaPeristiwaAlarm!!! 60 Persen Anak Alami Kekerasan 

Alarm!!! 60 Persen Anak Alami Kekerasan 

MUIMAKASSAR.OR.ID, Makassar –  Alarm, kekerasan yang menimpa anak saat ini berdentang keras. Data menunjukkan 60 persen anak mengalami tindak kekerasan dengan berbagai macam bentuk.

Hal itu diungkap Kadis Pemberdayaan Perempuan Makassar, Achi Solaeman di Hotel Horison Ultima Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu 15 Juli 2023. 

Achi Solaeman mewakili Walikota Makassar Ramdhan Pomanto  membuka diskusi publik yang digelar Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Makassar. 

Tampak hadir para pengurus inti MUI Makassar, antara lain Ketua Umum AGH. Syekh Dr. KH. Baharuddin HS, MA, Sekretaris Umum Dr. KH Maskur Yusuf, M.Ag, Bendahara Umum HM Yunus HJ dan sejumlah pengurus harian lainnya.

Para Pengurus MUI Makassar berfoto bersama usai kegiatan seminar di Hotel Horison Ultimat Makassar, Sabtu (15/7/2023)

Diskusi publik tersebut mengangkat tema  Dinamika Problem Anak : Dampak Sosial terhadap Pertumbuhan dan Perkembangannya. Diskusi diikuti perwakilan kelompok-kelompok ibu dari 15 kecamatan.

Menurut Achi, kekerasan terhadap anak lebih besar dibandingkan dengan kekerasan yang menimpa perempuan. 

“Prosentase kekerasan anak itu sudah mencapai 60 persen. Dan kekerasan seksual menempati urutan pertama pada tahun 2022,” katanya.

Selain kekerasan seksual, Achi juga mengutarakan bahwa beberapa jenis kekerasan anak yang kerap menimpa anak antara lain pergaulan bebas, psikososial, kecanduan gadget hingga prostitusi online.

“Kekerasan terhadap anak bagai fenomena gunung es. Masih cukup beragam kekerasan yang belum terungkap. Ini alarm bagi kita semua,” papar Achi.

Oleh karena itu, katanya, perlu kolaborasi dan sinergi semua pihak untuk mengatasinya. Ia jugamengatakan, mengapresiasi langkah MUI yang mengambil peran untuk meningkatkan kualitas anak dan perempuan.

Ketua MUI Makassar, AGH. Syekh Dr. KH. Baharuddin HS, MA, dalam sambutannya mengharapkan, ibu tampil maksimal dalam memberikan pendidikan kepada anak anaknya.

Syekh Baharuddin menjelaskan, ibu adalah pendidik pertama dan utama. Akar muasalnya semua ada keluarga.

Ibu adalah guru pertama. Ibu adalah pendidik pertama. Jadi semua berakar pada leluarga,* katanya mengingatkan. (*)

*

LAINNYA

KOTA MAKASSAR

Subuh
Terbit
Dhuha
Dzuhur
Ashar
Maghrib
Isya

TERBARU

Open chat
Assalamualaikum,
Silahkan Ajukan Pertanyaan Di Menu Tanya Ulama